berita
REKTOR UGM ORASIKAN REVITALISASI JATI DIRI

REKTOR UGM ORASIKAN REVITALISASI JATI DIRI

REKTOR UGM, sebagai Universitas Perjuangan dan Kerakyatan, belum sepenuhnya memenuhi amanat pemerintah atau meneladani pendiriannya dalam mengembangkan dan mengamalkan nilai-nilai dasar bangsa. Untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai tersebut, upaya sistematis perlu terus dilakukan oleh seluruh warga UGM.

Menurut Prof. Sofian, UGM harus berani menerapkan pendekatan interdisipliner dan transdisipliner dalam pengembangan ilmu pengetahuan agar tidak terjebak dalam overspesialisasi. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan manfaat sinergis yang lebih besar, baik bagi ilmuwan, praktisi, maupun masyarakat.

Revitalisasi jati diri UGM tidak hanya mencakup aspek akademik, tetapi juga nilai-nilai Ketuhanan, kemanusiaan, kerakyatan, persatuan bangsa, dan keadilan sosial. Hal ini menjadi penting karena UGM harus menjadi pionir dalam menyusun pemikiran ilmiah yang berakar pada budaya bangsa Indonesia. Dalam konteks ini, konsep “Pemikiran Bulaksumur” diharapkan menjadi landasan untuk menciptakan pemikiran keilmuan yang orisinal dan relevan dengan kondisi Indonesia.

Selain itu, UGM juga terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengembangkan program penjaringan mahasiswa baru yang berkualitas. Upaya juga dilakukan untuk mewujudkan biaya pendidikan yang berkeadilan agar subsidi pemerintah tepat sasaran. Terdapat pula upaya perbaikan dalam proses pembelajaran dan peningkatan pertumbuhan kepemimpinan berkualitas melalui Program Peningkatan Pertumbuhan Kepemimpinan Berkualitas (PPKB).

Selain itu, REKTOR UGM juga mengupayakan agar biaya pendidikan menjadi lebih berkeadilan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa akses terhadap pendidikan tinggi tidak terbatas oleh kondisi ekonomi.

Dalam upaya perbaikan proses pembelajaran, UGM mengembangkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Salah satunya adalah Program Peningkatan Pertumbuhan Kepemimpinan Berkualitas (PPKB), yang bertujuan untuk membentuk mahasiswa menjadi pemimpin yang berkualitas dan berintegritas. Melalui program ini, mahasiswa dilatih untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kreativitas, serta tanggung jawab sosial.

PPKB juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan soft skills, seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim. Dengan berbagai upaya tersebut, UGM terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan serta kontribusinya terhadap pembangunan bangsa.