berita
Seminar Mewujudkan Indonesia Pasti

Seminar Mewujudkan Indonesia Pasti

Seminar Dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-55 Universitas Gadjah Mada, pada Sabtu, 27 November 2004, diselenggarakan Seminar Nasional Ekonomi dengan tema “Mewujudkan Indonesia Pasti: Strategi Menuju Kemandirian Bangsa”. Acara ini berlangsung di Auditorium MM UGM, dimulai dengan sambutan dari Ketua Panitia Seminar, Dr. R. Agus Sartono, MBA, dan dibuka oleh Wakil Rektor Senior Bidang Administrasi UGM, Prof. Dr. Marwan Asri, MBA.

Selain itu, Drs. Hadi Purnomo, MBA, selaku keynote speaker, memberikan uraian tentang perpajakan. Pemerintah telah menyusun program untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak ini.

Pada sesi pertama, dibahaslah strategi menuju kemandirian pembiayaan pembangunan. Sedangkan pada sesi kedua, dibahas mengenai strategi kemandirian dunia usaha dalam perdagangan internasional. UKM, yang seringkali hanya dipandang sebagai pelengkap kegiatan ekonomi nasional, menjadi perhatian utama dalam sesi ini.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, birokrat, anggota legislatif, praktisi dunia usaha, hingga mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa topik mengenai strategi menuju kemandirian bangsa sangat relevan dan mendapat perhatian luas dari berbagai sektor masyarakat. Selain itu, kehadiran birokrat dan anggota legislatif mengindikasikan adanya perhatian dari pihak pemerintah terhadap pembahasan ini.

Praktisi dunia usaha juga memiliki peran penting dalam pembahasan mengenai kemandirian bangsa. Mereka dapat memberikan wawasan praktis mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam berbisnis di Indonesia. Dengan demikian, partisipasi mereka membantu mengaitkan pembahasan strategis dengan realitas lapangan, sehingga solusi yang dihasilkan lebih dapat diimplementasikan secara efektif.

Tidak ketinggalan, kehadiran mahasiswa juga sangat penting dalam menyemarakkan diskusi mengenai kemandirian bangsa. Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran dalam mengkritisi serta menyuarakan aspirasi dan ide-ide segar terkait pembangunan bangsa. Kehadiran mereka juga mencerminkan komitmen generasi muda untuk turut berkontribusi dalam memajukan Indonesia ke arah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.